Haccp pada diet

Kegunaan HACCP Mencegah dan mengendalikan timbulnya bahaya pada makanan, serta menjamin keamanan pangan dengan pendekatan pencegahan preventive yang dianggap dapat memberikan jaminan dalam menghasilkan makanan yang aman bagi konsumen.

Analisis Bahaya Analisis bahaya terdiri dari tiga tahap yaitu identifikasi bahaya, penetapan tindakan pencegahan dan penentuan kategori resiko atau signifikan suatu bahaya.

Garam - Fisik: Anggota tim haruslah memilki disiplin yang tinggi dan dapat bekerjasama dengan baik, karena setiap keputusan tim HACCP adalah keputusan manajeman.

Prinsip 2: Bahaya E Kemungkinan dapat terjadi kontaminasi kembali selama distribusi, penjualan atau penanganan oleh konsumen, sehingga produk menjadi berbahaya bila dikonsumsi.

Karena batas kritis ini kan dipantau secara real-team. Peningkatan kemungkinan terjadinya bahaya dan menentukan tindakan pencegahan, untuk pengendaliannya. Mengidentifikasi titik kritis CCP lalu menetapkan cara pengendaliannya.

Pada pengemasan resiko yang mungkin terjadi adalah kemasan yang akan digunakan mengandung bahan kimia berbahaya. Diagram Alir proses pengolahan kecap hidrolisa ikan Ikan tongkol segar dicuci Diletakan pada wadah yang telah diberi es Pelelangan ikan distribusi Analisis mutu bahan Ikan tongkol baku 1.

PRINSIP 1 Mengidentifikasi potensi bahaya yang berhubungan dengan produksi pangan pada semua tahapan, mulai dari usaha tani, penanganan, pengolahan di pabrik dan distribusi, sampai kepada titik produk pangan dikonsumsi. Tetapkan tindakan koreksi untuk penyimpangan yang mungkin terjadi Meat formula 5.

Virus Hepatitis A, Norwalk ; dapat menyebabkan infeksi hati. Penyelenggaraan makanan di rumah sakit ini dilaksanakan untuk menyediakan makanan yang kualitasnya baik dan jumlahnya sesuai dengan kebutuhan pasien.

Setiap produk akhir yang akan diperdagangkan harus sesuai dengan label, yang memberikan keterangan tentang: When used properly, they protect food from spoilage and from pathogenic organisms, thus helping to ensure a plentiful and diverse food supply.

Mengendalikan keamanan pangan secara efektif. Prinsip 3: Penetapan Tindakan Koreksi Apabila pada saat monitoring ditemukan bahwa Cl tidak terpenuhi maka perlu direncanakan suatu tindakan koreksi untuk memberikan jaminan bahwa produk pangan yang dihasilkan aman.

Hal tersebut perlu diantisipasi agar benda-benda asing tersebut jangan sampai berada pada produk perikanan.

Hasil penetapan CCP tersebut kemudian ditabulasikan kedalam suatu tabel Dewanti, Parameter keterangan Kategori produk Kecap hidrolisa protein Nama produk Kecap arumi sari Produk Kecap manis Tipe kemasan Botol kaca Konsumen Semua umur, kecuali yang memiliki alergi terhadap ikan laut Cara mengkonsumsi Dapat langsung dimakan sebagai sambal atau penyedap bagi makana lainnya Saran penyimpanan Disimpan pada suhu oc, hindari kontak langsung dengan matahari dan lembab Bahan baku Daging ikan tongkol segar, gula merah, sreh, bawang putih, daun salam, lengkuas, jahe, garam, CMC.

Selanjutnya adalah tahap pengolahan yang meliputi penyaringan dan pemasakan II dengan suhu 90oc dan jadilah kecap hidrolisa ikan. Meningkatkan kepuasan konsumen, sehingga keluhan konsumen akan berkurang. Similarly, formaldehyde is sometimes used to preserve fish and other seafood, especially in places where adequate refrigeration is not available.

Setiap system HACCP mengakomodasikan perubahan seperti kemajuan dalam encana peralatan, prosedur pengolahan atau perkembangan teknologi.

Kategori resiko makanan Tabel 2.

System HACCP bukan merupakan system jaminan keamanan pangan yang zero-risk atau tanpa resiko,tetapi dirancang untuk meminimumkan resiko bahaya keamanan pangan. Patulin Penicillium claviforme Apel, anggur, buah-buahan Okratoksin A Aspergillus ochraceus Gandum, jagung, barlei, kacang tanah, biji-bijian Zearalenon Fusarium sp.

Tidak Sesuai Sepesifikasi.HACCP pada Oseng Tempe Kacang Merah merupakan suatu analisis yang dilakukan terhadap bahan, produk, atau proses untuk menentukan komponen, kondisi atau tahap proses yang harus mendapatkan pengawasan ketat untuk menjamin bahwa produk Oseng Tempe Kacang Merah yang dihasilkan aman dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan ketika disajikan pada pasien anak.

HACCP dapat diterapkan pada seluruh rantai pangan dari produk primer sampai pada konsumsi akhir dan penerapannya harus dipandu oleh bukti secara ilmiah terhadap resiko kesehatan manusia.

Sistem HACCP bukan merupakan suatu jaminan keamanan pangan yang zero-risk (tanpa resiko), tetapi dirancang untuk meminimumkan resiko bahaya keamanan pangan.

13 7 Prinsip HACCP 1. Mengidentifikasi potensi bahaya pada semua tahapan dalam industri pangan. 2. Menentukan titik atau tahapan operasional yang dapat dikendalikan.

PENERAPAN HACCP PADA PRODUKSI MAKANAN

HACCP plan dibuat berdasarkan dua belas langkah penerapan sistem HACCP yang terdiri atas tujuh prinsip HACCP untuk menjamin keamanan pangan pada rantai pangan yang dipertimbangkan. ยท Sistem HACCP bukan merupakan sistem jaminan keamanan pangan yang tanpa resiko, tetapi dirancang untuk meminimalkan resiko bahaya keamanan pangan.

Sistem HACCP juga dianggap sebagai alat manajemen yang digunakan untuk memproteksi rantai pasokan pangan dan proses produksi terhadap kontaminasi bahaya-bahaya mikrobiologis, kimia dan fisik.

Pada lauk hewani ini perlu dilakukan tindakan HACCP mengingat bahan bakunya berupa daging ayam yang rentan terhadap bahaya biolois, kimia dan fisik.

Selain bahaya yang berasal dari bahan baku, bahaya juga dapat timbul pada saat penerimaan maupun persiapan bahan baku. Bahaya tersebut timbul bila kualitas bahan tidak sesuai standar, ada kontaminasi dengan bahan makanan yang lain dn .

Haccp pada diet
Rated 4/5 based on 39 review